PostHariIni.com – Jakarta – Tinggal di Ibu Kota Jakarta sudah lama dikenal dengan biaya hidup yang tinggi, termasuk harga sewa tempat tinggal yang kian melambung. Namun belakangan ini, publik dibuat terkejut dengan hadirnya rumah susun (rusun) yang hanya dipatok sewa Rp10.000 per bulan. Rusun tersebut berlokasi di Sentra Mulya Jaya, Bambu Apus, Jakarta Timur.
Fasilitas Lengkap dan Siap Huni
Rusun ini terdiri dari lima lantai dan memiliki total 93 unit hunian, yang terdiri dari 91 unit standar serta 2 unit khusus bagi penyandang disabilitas. Setiap unit memiliki ukuran sekitar 7 x 6 meter dan dirancang agar tetap nyaman meski tidak terlalu luas.
Menariknya, unit hunian yang disediakan tidak dalam kondisi kosong. Pemerintah telah melengkapi setiap unit dengan berbagai fasilitas dasar seperti kasur, lemari, perlengkapan tidur, peralatan makan, kompor gas, hingga peralatan kebersihan. Penghuni hanya diwajibkan membayar listrik menggunakan sistem token, sementara air disediakan secara gratis.
Kamar mandi di setiap unit sudah dilengkapi kloset duduk, shower, dan bidet. Ventilasi udara juga dibuat cukup baik, sehingga sirkulasi udara tetap terjaga. Selain itu, tersedia area khusus untuk menjemur pakaian yang menghadap langsung ke luar bangunan.
Prioritas untuk Warga Rentan
Bagi keluarga yang memiliki anggota disabilitas, unit hunian disediakan khusus di lantai satu agar memudahkan akses. Rusun ini memang tidak dilengkapi lift, sehingga penempatan unit disesuaikan dengan kondisi penghuni.
Dari sisi keamanan, rusun ini telah dilengkapi CCTV serta sistem pengamanan dan perlengkapan keselamatan kebakaran yang memenuhi standar bangunan.
Kisah Penerima Manfaat
Salah satu pasangan penerima manfaat adalah Juarti dan Budiarto, yang telah tinggal di rusun ini selama setahun terakhir. Budiarto bekerja sebagai tukang ojek, namun pandemi COVID-19 membuat kondisi ekonomi keluarga mereka terpuruk hingga harus menjual sepeda motor dan meninggalkan tempat tinggal sebelumnya.
Situasi semakin berat karena mereka harus mengurus anak yang membutuhkan perawatan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Melalui bantuan Kemensos, keluarga ini tidak hanya mendapatkan hunian layak, tetapi juga bantuan berupa satu unit sepeda motor untuk menunjang pekerjaan Budiarto sebagai ojek.
Sewa Rp10.000 untuk Tabungan Masa Depan
Biaya sewa rusun sebesar Rp10.000 per bulan bukan digunakan untuk operasional atau kebersihan. Dana tersebut dikumpulkan sebagai tabungan penghuni yang akan dikembalikan saat masa hunian berakhir.
Masa tinggal di rusun ini dibatasi selama dua tahun dan dapat diperpanjang satu tahun. Setelah penghuni dinilai mandiri, mereka akan “digaduasi” dari seluruh bantuan Kemensos, dan tabungan sewa akan dikembalikan sebagai modal usaha untuk kehidupan di luar rusun.
Pelatihan dan Pemberdayaan Ekonomi
Selain menyediakan hunian, pemerintah juga memberikan berbagai pelatihan keterampilan bagi warga rusun. Mulai dari pelatihan memasak, kerajinan tangan, hingga pelatihan pemasaran digital.
Warga dibekali pengetahuan tentang pengemasan produk, editing konten, dan pemasaran melalui media sosial. Program ini bertujuan agar dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan, para penghuni dapat hidup mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Upaya Pemerintah Mengentaskan Kemiskinan
Kehadiran Rusun Sentra Mulya Jaya menjadi bukti nyata bahwa bantuan pemerintah tidak hanya berfokus pada tempat tinggal, tetapi juga pada pemberdayaan dan kemandirian ekonomi. Diharapkan, program ini mampu membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan memperoleh kehidupan yang lebih layak di masa depan.
